Power bank telah menjadi aksesori yang umum digunakan di negara kita berkat keragaman model dan harganya. Sebagian besar power bank di pasar Vietnam berasal dari Tiongkok, dengan harga murah dan mudah dijangkau.
Namun, rancangan undang-undang yang akan segera disahkan oleh Pemerintah Tiongkok dapat menyebabkan kenaikan harga jual power bank, yang berdampak pada pengguna di Vietnam.
Power bank dari China kemungkinan akan naik harga karena standar keamanan baru.Menurut rancangan undang-undang yang diajukan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT), semua power bank yang diproduksi di negara ini wajib mengungkapkan jenis teknologi baterai yang digunakan, tanggal produksi, dan memberikan rekomendasi masa pakai aman.
Selain itu, peraturan baru juga mengharuskan power bank “tidak terbakar, tidak mudah terbakar, tidak retak, dan tidak bocor” bahkan dalam situasi korsleting atau penggunaan berlebihan, serta penggunaan dalam kondisi ekstrem seperti tekanan dan suhu tinggi.
Institut Standardisasi Elektronik Tiongkok, sebuah badan di bawah MIIT, menyatakan bahwa peraturan baru tersebut, jika disahkan, akan membutuhkan puluhan peningkatan teknis pada model power bank yang diproduksi di Tiongkok.
Undang-undang baru ini akan mengharuskan produsen power bank di Tiongkok untuk secara signifikan meningkatkan standar keamanan dalam produksi power bank, yang akan mengakibatkan peningkatan biaya produksi dan kenaikan harga jual saat produk diluncurkan ke pasar.
Hal ini tentu akan mempengaruhi harga jual produk di Vietnam, mengingat sebagian besar power bank di pasar negara kami berasal dari Tiongkok.
Saat ini, hanya model power bank yang memenuhi standar keamanan 3C (China Compulsory Certification, sistem sertifikasi wajib untuk perangkat elektronik di Tiongkok) yang diizinkan untuk dibawa ke penerbangan di Tiongkok.
Hal ini menyebabkan banyak wisatawan yang menggunakan power bank yang tidak memenuhi standar 3C atau power bank generasi lama disita di bandara karena tidak diizinkan dibawa ke pesawat.
Jenis power bank yang tidak memenuhi standar 3C juga dilarang dijual di Tiongkok.
Ketika rancangan undang-undang ini disahkan, pihak berwenang di Tiongkok akan mengeluarkan standar baru untuk menggantikan standar 3C yang ada saat ini. Pemerintah akan memberikan jangka waktu 6 hingga 12 bulan bagi produsen untuk memenuhi standar baru pada produk mereka, membantu kelancaran proses transisi standar keamanan.
Standar keamanan baru untuk power bank di Tiongkok dikeluarkan setelah serangkaian insiden ledakan power bank di pesawat yang mengancam keselamatan penerbangan.
Bahkan, pada akhir Januari lalu, sebuah pesawat Air Busan (Korea Selatan) hangus terbakar, yang penyebabnya diketahui karena power bank di dalam bagasi penumpang meledak. Insiden ini beruntung tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian ekonomi yang serius.
Pada tahun 2025, sejumlah perusahaan teknologi Tiongkok telah menarik kembali banyak model power bank yang dijual di pasaran karena risiko ledakan perangkat, beberapa di antaranya juga dijual di Vietnam.
Jika rancangan undang-undang ini disahkan, perusahaan teknologi di Tiongkok dapat memproduksi model power bank khusus untuk pasar domestik dengan standar keamanan tinggi, sementara produk ekspor akan memiliki standar yang lebih rendah, menjaga harga tetap terjangkau bagi pengguna.
Source link: https://dantri.com.vn/cong-nghe/se-khong-con-pin-sac-du-phong-gia-re-den-tu-trung-quoc-20251201002350193.htm



